Selamat Datang di INFORMASI KITA, Berita Terupdate, Berita Kuliner, Travel, Artikel unik, Berita dewasa +17

Facebook

?max-results="+numposts2+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts\"><\/script>"News);

Comments

Featured Posts

Recent Posts

Recent in Sports

Gallery

Fun & Fashion

Popular Posts

Popular Posts

Popular Posts

Minggu, 12 Juni 2016


DiInformasiKita - Sebelas anggota keluarga di Meksiko, termasuk dua anak-anak tewas dibantai orang bersenjata. Keluarga yang terdiri dari lima perempuan, empat pria dan dua anak gadis dibunuh di El Mirador, sebuah komunitas di pusat wilayah Puebla, dekat Oaxaca, Meksiko, kemarin.

The Guardian, Sabtu (11/6) melaporkan, motif si pelaku masih didalami hingga saat ini.

"Dua anak di bawah umur lainnya mengalami luka parah dan segera dibawa ke rumah sakit," ujar Wali kota Coxcatlan Vicente Lopez de la Vega.

Kantor kejaksaan Puebla mengatakan menerima laporan seorang pegawai rendahan yang dipekerjakan keluarga tersebut datang. Terduga pelaku ini disebutkan telah beberapa kali dipecat oleh keluarga tersebut.

Sementara itu, seorang pejabat setempat, anonim, mengatakan pembunuhan dilakukan dalam satu rumah. Meski demikian, beberapa media lokal melaporkan penemuan mayat di beberapa rumah berbeda.

Kantor kejaksaan, dalam keterangan tertulis menyebutkan ada dua orang saksi yang melihat kejadian itu. Saat ini, keduanya berada dalam perlindungan polisi.

Desa tempat pembunuhan terjadi ini dihuni oleh evangelis yang memisahkan diri dari komunitas Katolik lain di El Potreto. Meski demikian, walikota menyebutkan tidak ada perselisihan antara kedua desa tersebut.

"Pembunuhan ini menjadi sesuatu yang misterius bagi kita. Bisa jadi motifnya secara agama," kata sang wali kota.

Pasalnya, menurut dia, kejahatan akibat obat-obatan terlarang sangat jarang terjadi di wilayah itu.

"Komunitas ini pada dasarnya harmonis, namun ketika mereka merantau dan akhirnya kembali lagi ke negara asalnya, keharmonisan tersebut hilang," lanjut dia.

Kekerasan diduga akibat masalah agama lainnya terjadi pada Maret lalu. Saat itu ditemukan jasad manusia terendam dalam wadah yang diisi dengan asam di beberapa pedesaan.
Categories:

valencia
Contact me valenciamemo

0 komentar:

Posting Komentar